Server Rack Schneider

Perangkat Server Akan Lebih Aman dengan Kehadiran Server Rack

Dunia teknologi yang semakin canggih membuat produk elektronik yang kini semakin banyak dan beragam. Mulai dari yang berukuran kecil sampai yang berukuran besar.

Sifat konsumtif pada manusia menjadikan ingin belanja barang-barang yang terkini.

Sudah tidak sedikit orang yang memiliki perangkat server berbagai model. Dengan banyaknya perangkat server di rumah atau perusahaan membuat keadaan menjadi tidak tertata. Untuk mengatasi masalah tersebut telah ada server rack.

Server Rack Membantu Merapikan Perangkat Server

Server rack merupakan sebuah rak yang digunakan untuk menaruh perangkat server yang terlalu banyak dalam tempat yang sempit. Biasanya setiap orang menginginkan suasana dalam bangunan terlihat luas meskipun dengan barang-barang yang terlalu banyak.

Sifat efisien tempat pada server rack sangat membantu dalam menata barang-barang perangkat server yang banyak biar terlihat lebih rapi.

Server rack biasanya berbentuk memanjang ke atas memiliki slot dengan fungsi masing-masing.

Keadaan cuaca yang tidak bisa diperkirankan, kadang terlalu panas. Server rack dilengkapi dengan pendingin khusus untuk mencegah pemanasan yang terlalu berlebih. Jika tidak dilengkapi pendingin bisa jadi perangkat server menjadi lebih rentan rusak.

Setiap Slot Memiliki Fungsi

Bagian pertama pada server rack terdapat frame yang berfungsi untuk keluar masuknya udara dalam rak atau sering disebut dengan ventilasi. Frame ini dapat mencegah over heating pada perangkat server. Frame juga memberi kesan kuat pada server rack.

Slot lain ada top cover sebagai jalan yang dilalui kabel biar tetap terlihat rapi tidak menggulung. Bagian utama dari server rack disebut sebagai mounting element yang dapat memuat berbagai elektronik dan data di dalamnya dapat dipasang dengan mudah.

Selain itu terdapat bracing element dan heavy duty castor wheel yang mampu mendukung server menjadi lebih kuat dengan pemasangan alat berat dan mudah diangkut.

Jenis Server Rack :

1. Closed Rack (Tertutup)

Closed rack merupakan server rack yang berbentuk tertutup dengan ventilasi yang menggunakan sistem double roof dengan bagian kanan dan kiri ditutup dengan penutup seperti gelas kaca. Closed rack mampu memuat perangkat berat dengan berat kurang lebih 50 kg.

2. Open Rack (Terbuka)

Open rack merupakan server rack sederhana tidak memakan tempat yang luas dengan bentuk terbuka dan penataan peralatan yang lebih tertata. Server rack ini lebih baik digunakan untuk perusahaan sector kecil untuk menyimpan data-data perusahaan.

3. Wallmount Rack

Wallmount rack adalah server rack yang sering digunakan untuk menyimpan jaringan dengan satu atau dua pintu penghubung. Desain dari wallmount rack ini cukup sederhana dan lebih efisien.

Baca Juga :

Tips Memilih Jenis Server Rack

Sebelum memilih server rack sebaiknya kita memperhatikan kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis server rack. Jangan terburu-buru dalam memilih.

Jangan terpacu dengan bentuknya. Sebaiknya memperhatikan cooling system dalam server rack. Cooling system digunakan untuk mendinginkan perangkat server di dalamnya. Setiap server rack memiliki cooling system berbeda juga. Semakin dingin suhu server rack maka perangkat semakin efisien.

Selain memperhatikan cooling system juga perlu memperhatikan besar ampere yang digunakan dalam server tersebut.

Jika sudah memperhatikan berbagai komponen yang terdapat dalam server rack, dan memperhatikan kualitasnya maka akan lebih menguntungkan bagi kita dan perangkat yang kita letakkan dalam server rack tidak mudah rusak.

Saya adalah penulis dan pemilik pencarinafkah.com, blogger asal Klaten Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.