Cara Menjual Ikan Cupang ke Luar Negeri

Cara Menjual Ikan Cupang ke Luar Negeri

Ikan Cupang kini telah menjadi kegemaran banyak masyarakat, pasalnya ikan tersebut dapat memberikan keuntungan lebih dalam penjualannya. Jangan heran jika semakin banyak penjual yang ingin mengetahui bagaimana cara menjual ikan Cupang ke luar negeri. Apakah Anda salah satunya?

Beberapa Syarat untuk Menjual Ikan Cupang ke Luar Negeri

Salah satu bisnis yang paling menjanjikan, ialah bisnis ikan Cupang. Pasalnya, peminat dari ikan hias tersebut banyak sekali. Bahkan penjualannya semakin meningkat tiap tahunnya, itulah mengapa suatu usaha bisnis yang bisa Anda lakukan saat di rumah saja adalah membudidayakan ikan hias.

Bacaan Lainnya

1. Memenuhi Persyaratan Internal

Salah satu persyaratan yang harus Anda lakukan sebelum mengekspor ikan Cupang hias ini, ialah melengkapi segala syarat internal. Karena ada beberapa syarat serta kewajiban yang harus seorang eksportir lengkapi dan penuhi, persyaratan ini telah BKIPM (lembaga cabang dari KKP) tetapkan.

Syarat pertama yang harus eksportir cantumkan, ialah memiliki SKP atau surat kelayakan pengolahan. Surat tersebut merupakan surat pertama yang seharusnya Anda punya ketika hendak mendirikan unit pengolahan ikan hias.

Selanjutnya, pastikan memiliki sertifikat khusus yang menyatakan kesehatan dari ikan Cupangnya. Lalu juga harus ada SPM.

2. Penelusuran Terkait Ikan Hias

Produk ikan hias yang akan di ekspor, harus diketahui dari mana asalnya. Hal tersebut biasanya seringkali terkenal dengan nama traceability. Ini juga adalah salah satu upaya untuk mencegah ikan hias merupakan hasil dari illegal fishing atau pengambilan ikan yang melalui prosedur tidak sah.

Jadi, bagaimanapun langkah penangkapannya harus melakukan prosedur dengan benar. Di mana hasil tangkapan tersebut seharusnya jelas asal usulnya.

Dengan begitu, proses ekspor ikan hias ke luar negeri akan terjamin kualitasnya. Ingat, menjual ke negara orang tidak boleh sembarangan.

3. Mutu dan Kualitas

Selain dua hal sebelumnya, mutu dan juga kualitas dari ikan hias yang akan Anda eskpor juga sangat penting. Sama halnya pada ikan laut yang akan di ekspor / konsumsi, produk yang terkenal mudah rusak akan memiliki suatu jaminan khusus terkait penanganan yang jauh lebih baik.

Poin satu ini harus pihak eksportir perhatikan, sebelum mengekspor ikan hias / Cupang ke luar negeri. Ikan hias yang telah melewati proses penangkapan serta pengelolaan secara baik, akan mendapatkan jaminan mutu. Dengan begitu, akan tetap selalu layak untuk masuk ke industri dan memenuhi tujuan perdagangan internasional.

4. Memiliki Pengetahuan Terkait Pasar Internasional

Ketika Anda telah memutuskan untuk mengekspor ikan Cupang ke luar negeri, maka pasti harus mengetahui beberapa ilmu pengetahuan terkait pasar internasional terlebih dahulu. Hal ini karena antara pasar lokal dengan luar, tentu saja sangatlah berbeda. Termasuk dengan prosedur menjualnya.

Market intelligence merupakan suatu pengetahuan dasar yang bisa Anda pelajari terkait pasar internasional. Seperti halnya mengetahui mengenai mutu barang, melakukan survei pasar, harga dari setiap pesaing, data pasar serta mengenali produk sejenis pada pasar target tersebut.

5. Mencari Database BPEN

Supaya usaha bisnis ekspor ikan Cupang Anda berjalan lancar, maka sebagai pihak pengekspor harus mencari database dari BPEN atau terkenal sebagai badan pengembangan ekspor nasional. Badan tersebut merupakan lembaga yang melakukan suatu koordinasi dan pembinaan export.

Tidak hanya itu, badan tersebut merupakan lembaga yang nantinya akan ikut serta dalam melakukan pameran dagang yang akan terlaksanakan di suatu negara tujuan. Tujuannya ialah untuk lebih aktif dalam mengajak pedagang di Indonesia agar turut ikut berpartisipasi meningkatkan kegiatan ekspor.

6. Memanfaatkan Data Kedutaan Besar dari Negara Asing

Setelah mengetahui beberapa syarat sebelumnya, tidak ada salahnya juga Anda mencari database kedutaan besar dari negara asing di Indonesia. Untuk mengenali pasar internasional, kedubes juga mempunyai peranannya sendiri-sendiri.

Di mana nantinya Anda akan mudah dalam mendapatkan para calon pembeli yang mungkin lebih spesifik. Pada umumnya, pihak kedubes mempunyai perwakilan yang akan membantu untuk menemukan beberapa calon partner yang nantinya ikut melakukan kegiatan ekspor di negara tujuan.

7. Melakukan Promosi Secara Online

Memanfaatkan kekuatan dari internet merupakan salah satu cara terbaik yang bisa Anda pertimbangan, yaitu ketika hendak melakukan ekspor ikan cupan ke luar negeri. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti sekarang, pastinya akan mudah mendapatkan kepercayaan relasi.

Sebagai pihak pengekspor ikan Cupang, Anda bisa membuat website atau media online lain. Dengan begitu, para calon pembeli akan dengan mudah mengenali, mengetahui dan mencari tahu terkait apa yang Anda produksi. Bahkan sampai dengan mutu dan kualitas yang ikan cupan / ikan hias itu.

Bagaimana Prosedur Penjualan Ikan Cupang?

Cara Menjual Ikan Cupang ke Luar Negeri

Sebelum menjual ikan Cupang ke luar negeri, ada baiknya Anda mengetahui prosedur penjualannya terlebih dahulu. Menjadi seorang eksportir, pertama-tama mengirimkan shipping instruction ke pihak perusahaan pelayaran / maskapai. Kemudian pihak shipping memberikan booking confirmation.

Booking Confirmation tersebut berisikan ketersediaan container sesuai dengan rute tujuan. Pihak eksportir menghubungi perusahaan ekspedisi, perusahaan trucking mengambil kontainer yang kosong di depo berbekalkan booking confirmation tadi dari eksportir yang telah mereka buat.

Kemudian container kosongnya akan terangkutkan ke pabrik, bertujuan untuk melakukan pemuatan dari barang ekspor / stuffing.
Selama proses tersebut, pihak eksportir akan membuat commercial invoice, packing list dan PEB ke bea cukai. Kemudian barangnya diangkut ke pelabuhan, kontainer naik ke kapal dan berangkat ke pelabuhan luar negeri.

Baca Juga : 28 Jenis Ikan Cupang Plakat dilengkapi Gambar dan Ciri-cirinya

Hal yang Tidak Diperbolehkan dalam Menjual Ikan Cupang ke Luar Negeri

Sebagai eksportir, Anda tentu saja harus memperhatikan beberapa hal sebelum mengirim ikan Cupang tersebut ke luar negeri. Ada peraturan yang tidak boleh sampai terlewatkan, atau jika tidak maka barangnya tak bisa dikirimkan ke lokasi tujuan. Salah satunya adalah mengikuti prosedur dan juga syarat.

Kemudian, ketahui asal usul dari ikan Cupangnya. Berasal dari mana dan proses penangkapannya termasuk legal atau ilegal, karena pihak yang bersangkutan akan memperhatikan hal tersebut dan bertanya kepada Anda.

Tidak hanya memperhatikan proses penangkapan ikannya saja, akan tetapi ikan Cupang yang hendak Anda kirim ke luar negeri harus bebas dari penyakit tertentu. Dalam pengiriman ke setiap negara, pastilah memiliki persyaratan yang berbeda-beda, jadi sebagai eksportir harus patuh pada aturan itu.

Baca Juga : 7 Jenis Ikan Cupang Mahal, Harganya Ada Yang Sampai Puluhan Juta!

Poin Penting Lain yang Harus Diperhatikan

Setiap negara yang menjadi tujuan Anda untuk mengekspor ikan hias / komoditas hewan, pastilah mempunyai tingkat perlindungan yang berbeda-beda. Tidak hanya itu saja, negara yang bersangkutan tersebut juga menetapkan beberapa syarat dan ketentuan impor yang sangat ketat.

Persyaratan impor tersebut harus terpenuhi dengan baik, entah oleh otoritas kompeten atau bahkan unit usaha budidaya dari negara pengekspor atau establishment. Dari hal itu, untuk bisa melakukan ekspor pihak komoditas hewan akuatik haruslah memenuhi syarat yang tersedia.

Persyaratan tersebut termasuk pada jaminan kesehatan ikannya. Hal ini dapat tercapai, bila setiap komponen seperti otoritas kompeten dan juga pelaku pengekspor (establishment), mempunyai pengetahuan yang cukup serta memahami dengan baik terhadap syarat ekspor hewan akuatik.

Seperti itulah penjelasan secara mendalam terkait cara menjual ikan Cupang ke luar negeri beserta dengan syarat dan proses penjualan. Bahkan juga sampai dengan pembahasan tentang ekspor ikan hias yang harus pengekspor ketahui secara detail.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.