Software Aplikasi HRD yang Sering Digunakan

Di dalam sebuah perusahaan untuk menjaga hubungan baik antara karyawan dan perusahaan, kita membutuhkan seorang HRD (Human Resource Development).

HRD sendiri mempunyai fungsi dan tugas, yaitu melakukan perekrutan karyawan, melakukan pemeliharaan, peningkatkan dan menganalisa setiap kinerja karyawan.

Karena banyaknya tugas dan tanggung jawab tersebut, seorang HRD membutuhkan asisten untuk membantu pekerjaannya.

Namun, selain tugas utama tersebut, seorang HRD juga bertanggung jawab dalam mengevaluasi tingkat kehadiran karyawan (absensi), dan memenuhi hak pekerja dalam hal ini gaji.

Di zaman ini untuk mendata absensi dan perhitungan gaji, bisa dilakukan secara otomatis dan bisa diakses dimana saja. Sehingga Anda tidak membutuhkan seorang asisten untuk melakukan pencatatan absensi dan gaji.

Anda hanya tinggal menggunakan beberapa software yang mampu meringankan pekerjaan Anda sebagai HRD.

Baca Juga :

Berikut software aplikasi HRD yang biasanya paling sering dipakai dan tentu saja Anda tidak perlu menyewa asisten, karena semuanya akan dilakukan secara otomatis dan sistematis dengan software HRD ini.

Software Aplikasi HRD (Human Resource Development)

Software Aplikasi HRD

1. Software Payroll

Pada umumnya software Payroll adalah software untuk membantu perusahaan dalam penghitungan gaji karyawan. Seringkali data yang dipakai dalam perhitungan adalah data kehadiran karyawan, lembur, uang makan, tunjangan, BPJS dan PPh21.

Namun, terkadang dalam pelaksanaannya sering dijumpai terdapat salah hitung gaji, salah hitung uang lembur, karyawan habis kontrak tapi masih menerima gaji, dan gaji telat masuk.

Oleh karena itu software Payroll seperti ini sangat dibutuhkan untuk Anda sebagai HRD yang bertanggung jawab langsung kepada karyawan perusahaan.

Biasanya software aplikasi HRD ini sudah dilengkapi dengan banyak fitur yang akan memudahkan Anda dalam mengelola data & gaji karyawan, seperti format laporan transfer & slip gaji, perhitungan lembur, rangkuman absensi, pelaporan pajak Pph21, membuat file transfer sesuai format dari bank, dan lain-lain.

2. Software Absensi Karyawan

Pada umumnya Software absensi karyawan dipakai untuk melacak jam kerja pegawai meliputi jam datang, jam pulang, lama telat, lama lembur, cuti, shift kerja, dan lain-lain.

Kemudian hasil dari data yang dicatat secara otomatis oleh sistem tersebut akan digunakan dalam perhitungan gaji. Untuk itulah software absensi ini sangat penting guna meminimalisir kesalahan perhitungan gaji karyawan.

Sebab sebagai HRD Anda akan kewalahan mengurusi komplenan dari para karyawan yang merasa pembayaran gajinya tidak sesuai apa yang mereka hitung. Jika kesalahan gaji hanya pada satu orang saja mungkin Anda masih bisa mengatasinya tapi apa yang akan Anda lakukan kalau kesalahan tersebut melibatkan puluhan orang?

Ada beberapa fitur yang biasanya terdapat dalam software aplikasi HRD ini:

  1. Dapat dihubungan dengan mesin fingerprint seperti, SOLUTION, FINGERTECH, INTISAR dan lain-lain.
  2. Perhitungan jam masuk dan jam pulang secara akurat.
  3. Mudah digunakan dan terstruktur dalam pembuatan laporan.
  4. Mendukung fitur untuk memasukan/mengeluarkan data dalam bentuk file excel.

Baca Juga : 5 Kesalahan Interview Kerja Berdasarkan Pengakuan HRD

Itulah 2 software aplikasi HRD yang biasanya paling sering digunakan oleh Human Resource Development. Urusan absensi dan payroll bukan perkara kecil, karena kesalahan kecil saja bisa menyebabkan konflik antara karyawan dan perusahaan. Untuk itulah, pilihlah software HRD yang dapat dipercaya.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda, jangan lupa untuk selalu melakukan pekerjaan dengan semangat terlebih anda adalah seorang HRD.

Kontributor pencarinafkah.com. Blogger asal Klaten - Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.