Pentingnya Kwitansi Jual Beli Mobil

Di masa pandemi ini, banyak lapisan masyarakat yang mempertimbangkan untuk membeli kendaraan bekas. Selain harganya pasti terjangkau, tentu saja Anda juga tidak akan rugi akibat depresiasi harga. Saat membeli mobil habis pakai, Anda harus menyimpan kwitansi jual beli mobil, karena Anda akan menggunakannya untuk keperluan administrasi.

Alasan Memilih Mobil Bekas

Jangan khawatir dengan stigma negatif mengenai pendapat bahwa mobil bekas itu untuk orang yang tidak mampu membeli mobil baru. Anda bisa mengabaikan pandangan itu, meski sebenarnya cibiran mungkin tidak ada. Saat Anda memutuskan membeli mobil bekas, ada banyak hal yang dapat Anda jadikan alasan, seperti:

Bacaan Lainnya
  1. Harga Lebih Ramah di Kantong
    Bila dibandingkan dengan harga belinya mobil baru, mobil bekas memiliki harga yang sangat jauh di bawah harga mobil baru.
  2. Kepuasan Membandingkan dan Memilih
    Saat Anda memilih mobil bekas banyak sekali pilihan yang tersedia, bahkan di jenis mobil bekas yang sama. Jika beruntung Anda bisa mendapatkan mobil bekas yang kondisinya masih seperti baru.
  3. Tidak Rugi Saat Dijual Lagi
    Penyusutan harga mobil baru dikabarkan berkisar antara 15-20%. Sedangkan, proses jual beli mobil bekas dapat menguntungkan bagi Anda, karena selisih pembelian dan penjualan yang dilakukan.
  4. Lapangan Pekerjaan Baru
    Bagi para pecinta dunia marketing, Anda dapat beli dengan murah dan dijual lebih tinggi. Anda bisa melakukan bisnis ini di sosial media atau forum jual beli mobil bekas.

Tips Memilih Mobil Bekas

Pentingnya Kwitansi Jual Beli Mobil

Setelah mengenali alasan Anda membeli mobil bekas pakai, Anda masih harus menggunakan ketelitian saat memilih mobil yang hendak Anda beli. Terlebih jika Anda ingin menjualnya kembali, Anda tentunya ingin mendapatkan mobil dengan kualitas prima dan dapat terjual dengan cepat.

1. Perhatikan Frekuensi Perawatan

Anda harus berusaha agar memilih mobil yang dirawat sesuai waktu oleh bengkel resmi mobil tersebut. Namun, jika perawatan bengkel resmi tidak Anda dapatkan, setidaknya mobil tersebut diservice secara berkala oleh pemilik lamanya.

2. Periksa Kemulusan Bagian Badan Mobil

Pastikan rangka mobil tidak berkarat dan keutuhan beberapa bagian utama, seperti panel pintu, kap mesin, kaca mobil, dan catnya.

3. Dengarkan Kehalusan Suara Mesin

Suara mesin yang terdengar kasar biasanya selaras dengan adanya masalah pada kondisi mesin. Jika Anda tidak mengetahui hal ini dan kurang yakin tentang masalah mesin, sebaiknya Anda mengajak montir kepercayaan untuk memeriksanya.

4. Tanyakan Kelengkapan Dokumen

Periksa keberadaan STNK dan BPKB, serta kesesuaian antara nomor rangka dan nomor mesin yang tertera dengan yang ada di mobil.

Baca Juga : Pentingnya Kwitansi Pembelian Motor Bekas

5. Keutuhan Interior dan Aksesoris

Lakukan pemeriksaan intensif pada interior, seperti keutuhan alas kaki, kemulusan jok dan dashboard, lampu, audio, dan kondisi AC.

6. Hindari Harga Yang Terlalu Jauh Miring

Penawaran yang jauh dari harga pasaran biasanya adalah trik marketing dealer mobil bekas. Jangan langsung percaya dan tanyakan hal-hal di atas sebelum Anda bertransaksi.

Pentingnya Kwitansi Jual Beli Mobil

Setelah transaksi jual beli terlaksana, pemilik mobil mungkin akan melaporkan ke pihak kepolisian bahwa kendaraan tersebut telah terjual dan menutup masa berlaku BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Untuk itu, Anda harus menyimpan kwitansi jual beli mobil, agar dapat menjadi bukti bahwa mobil tersebut adalah milik Anda.

Sebagai alat bukti transaksi, Anda harus berhati-hati dalam menerima kwitansi pembayaran ini. Ada beberapa poin penting yang juga membutuhkan ketelitian Anda, antara lain:

  1. Pastikan bahwa nominal yang tertera pada kwitansi dan yang Anda bayarkan sama dengan nilai transaksi mobil bekas yang Anda lakukan.
  2. Jangan menerima kwitansi tanpa tanda tangan di atas materai.
  3. Periksa keberadaan dan kecocokan tipe mobil, nomor mesin, dan nomor rangkanya.

Kwitansi jual beli mobil ini akan Anda bawa menjadi syarat untuk mengurus balik nama. Sesegera setelah Anda membeli mobil tersebut, usahakan langsung mengurus ‘balik nama’. Dengan demikian, Anda bisa terhindar dari kemungkinan penyalahgunaan kwitansi dan dapat berkendara dengan aman.

Dan apabila Anda membeli mobil dari luar kota maka Anda perlu melakukan mutasi. Perlu Anda ketahui bahwa proses balik nama atau mutasi ini memerlukan biaya tersendiri. Jadi sebaiknya Anda juga menyiapkan biaya tersebut agar mobil yang Anda beli menjadi atas nama Anda sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.