Sepele! 3 Penyebab Water Heater Gas Tidak Menyala yang Sering Terjadi

Sudah beli water heater mahal-mahal tapi air yang keluar tetap dingin? Jangan buru-buru ganti, karena penyebab water heater gas tidak menyala sering kali hanya masalah sepele. Permasalahan ini masih bisa kamu atasi dengan mudah, lho. 

Ada beberapa bagian yang perlu kamu cek, dari kondisi tabung gas, baterai, maupun pompa booster. Dari sini kamu akan tahu apa saja yang menyebabkan water heater tidak menyala. Yuk, simak apa saja penyebabnya yang bisa kamu cermati. 

3 Penyebab Water Heater Gas Tidak Menyala yang Harus Segera Dicek 

Water heater yang baru biasanya minim mengalami kerusakan, tapi kalau kamu sudah memakainya beberapa tahun maka wajar jika terjadi masalah. Beberapa penyebab berikut inilah yang bisa jadi sumber masalahnya: 

1. Tekananan Air yang Tidak Normal 

Water heater gas membutuhkan aliran air dengan tekanan tertentu agar bisa menyala. Jika tekanan air di rumah kamu rendah atau di bawah standar water heater, alat ini tidak akan menyala dan bekerja. 

Untuk mengetahui apakah tekanan air yang masuk tidak normal, kamu bisa melihat angka pada gauge. Tekanan normal biasanya 1-5 bar, tapi jika ada di bawahnya berarti tekanan air di rumahmu terlalu rendah. 

Hal ini bisa terjadi ketika kamu menggunakan PDAM yang tekanan airnya sering tidak stabil. Bisa juga terjadi masalah pada pompa air di rumah yang harus dicek kondisinya dan memastikannya bekerja dengan normal. 

2. Tidak Tersambung pada Sistem Daya 

Meskipun bernama water heater gas, ada beberapa jenisnya yang masih membutuhkan daya listrik. Daya ini berfungsi untuk memicu api atau sistem pengaman otomatis. Ketika daya tidak tersambung, otomatis water heater tidak menyala. 

Masalah pada daya yang tidak tersambung ini bisa berasal dari kabel yang lepas, stop kontak mati, atau fuse yang terputus. Jadi, lebih baik kalau kamu cek dulu apakah ada masalah pada kabel bahkan stop kontak di rumah. 

Kalau ingin lebih aman, kamu bisa menggunakan tespen untuk tahu apakah stop kontak masih mengalirkan daya. Kamu juga bisa memakai multimeter untuk memastikan adanya aliran listrik yang masuk. 

3. Kebocoran Gas 

Masalah terakhir yang sering disepelekan tapi punya dampak berbahaya adalah soal kebocoran gas. Kalau ada masalah ini, sudah pasti water heater gagal menyala dan dapat memicu bau gas yang berbahaya. 

Cara mengenalinya sangat mudah, ketika berada di kamar mandi kamu akan menghirup aroma gas yang kuat. Nah, untuk mengatasinya kamu bisa mencari tahu sumber kebocoran, apakah ada di selang gas atau regulatornya. 

Untuk permasalahan ini, akan lebih aman jika kamu memanggil teknisi terpercaya untuk mengecek lebih detail. Selama terjadi kebocoran, selalu berhati-hati untuk tidak menyalakan api di sekitarnya dan cek apakah terdapat konsleting pada kabel daya. 

Tips Perawatan Water Heater Gas agar Awet 

Mengenali penyebab water heater gas tidak menyala belum cukup, kamu juga perlu tahu bagaimana cara merawatnya. Dengan perawatan yang tepat, kamu bisa mencegah terjadinya kerusakan. 

1. Memeriksa Kondisi Water Heater dengan Rutin 

Kamu harus rutin memeriksa kondisi water heater gas, setidaknya sebulan sekali. Cek apakah terdapat korosi dan kerusakan pada komponen utama, seperti selang gas, kabel daya listrik, dan lainnya. Jika ada debu dan kotoran segera bersihkan dengan hati-hati. 

Pemeriksaan juga meliputi bagian flue tube yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas sisa pembakaran. Selanjutnya adalah anode rod yang bekerja sebagai pelindung tangki agar tidak mudah korosi masih melapisi dengan sempurna. 

2. Menguras Tangki Water Heater Gas Setiap Tahun 

Selain mengecek kondisinya, kamu juga harus rutin menguras tangki water heater guna menghilangkan tumpukan sedimen. Khususnya jika kamu menggunakan air sumur atau PDAM yang biasanya punya banyak endapan kotoran yang bisa menjadi kerak pada tangki water heater. 

Pengurasan ini cukup mudah, kamu hanya perlu mematikan air dan daya kemudian pasang selang ke dalamnya untuk menguras sisa air. Diamkan sampai dingin sebelum mulai menguras, dan setelah selesai kamu bisa menyalakan kembali. 

3. Jangan Lupa Ganti Filter Udara 

Layaknya mesin motor, water heater gas juga punya filter udara untuk mencegah kotoran masuk ke alat. Mengganti filter udara ini dengan jadwal rutin akan membantu kinerja mesin water heater bertahan lebih lama. 

Air yang keluar tetap panas dan mesin yang terawat membuat kamu tidak perlu khawatir jika tiba-tiba harus mati. Setidaknya filter udara ini harus diganti beberapa bulan sekali atau menyesuaikan tingkat keseringan pemakaian. 

Supaya water heater gas tidak gampang mati, kamu harus memilih produk yang berkualitas. Seperti water heater Ariston yang jadi brand terpercaya nomor satu di Indonesia dengan pengalaman 90 tahun lebih. 

Bukan hanya kualitas mesin yang terjamin, pelayanan after sales seperti service center pun tersedia. Jika mengalami masalah, kamu bisa menghubungi Ariston service center Jakarta untuk konsultasi dan mendapatkan perbaikan. 

Yuk, mulai pilih water heater berkualitas seperti Ariston dan jangan lupa lakukan perawatan dengan tepat!

Tinggalkan komentar