11 Tips Buka Usaha Waralaba Minuman yang Minim Resiko

Usaha Waralaba Minuman
Sumber: https://www.pexels.com/

Peluang usaha waralaba minuman cukup menjanjikan dan memiliki banyak keuntungan. Anda bisa membuat bisnis dengan modal kecil yang menyediakan tempat duduk atau hanya melayani pesanan untuk dibawa pulang. Pilihan minuman yang dijual juga bisa memakai sistem waralaba dari merk minuman lokal atau internasional yang sudah populer.

Cara Melakukan Usaha Waralaba Minuman

Usaha Waralaba Minuman
Sumber: https://www.pexels.com/

Anda tidak perlu mengembangkan jenis minuman atau menu sendiri yang belum tentu disukai pangsa pasar yang ditargetkan. Mengambil waralaba dari merk terkenal bisa jadi lompatan awal yang bisa langsung mendukung usaha waralaba minuman yang sedang Anda jalani, berikut adalah cara untuk mempersiapkannya.

Bacaan Lainnya

1. Ketentuan Usaha Waralaba Minuman

Membangun usaha minuman dengan sistem waralaba tentu harus memastikan berbagai ketentuan dan aturan dalam perjanjian. Perhatikan tiap poin apakah Anda bisa menjalani kewajiban dan memenuhi aturan yang dibahas pada perjanjian. Hal ini akan menentukan bagaimana Anda menjalankan operasional sehari-hari.

Lakukan pemeriksaan dari tiap poin untuk memastikan kalau Anda sebagai franchisee tidak dirugikan dan melihat peluang untuk mendapatkan keuntungan. Anda bukan hanya membesarkan usaha minuman yang sudah ada, tapi juga mendapatkan profit darinya.

2. Pilih Usaha Waralaba Minuman yang Tepat

Pilih franchise minuman enak yang sesuai dengan selera Anda. Kalau Anda penyuka kopi, bisa melirik jenis minuman itu. Ingin lebih sehat? Ada banyak opsi minuman sehat yang segar dan alami. Berbagai kreasi yogurt, ice cream, teh, juga bisa dijadikan pilihan untuk bisnis yang menekankan untuk minuman.

Enaknya menjalani usaha waralaba dari minuman yang sudah memiliki nama, Anda tidak mulai dari nol. Jadi, pilih usaha yang benar-benar sesuai dengan minat, mengembangkannya jadi tidak terlalu sulit.

3. Bahan Baku Terstandarisasi

Membuka waralaba minuman memang berarti tiap pemilik cabang harus mengikuti resep, dekorasi dan bahkan sistem dari waralaba tersebut. Intinya, Anda tinggal menjalani saja. Anda tidak perlu sibuk mencari supplier atau membandingkan dari satu produsen ke produsen lainnya. Semua hal tersebut sudah menjadi kewenangan waralaba.

Perhatikan layanan waralaba minuman yang mengantongi sertifikat atau tanda penghargaan, berarti minumannya diakui dan bahan yang dipakai berkualitas. Jadi, Anda tahu material yang baik dan tidak serta bisa menjaga kualitas dari usaha waralaba yang Anda jalani.

4. Penyajian yang Unik

Tanpa menyalahi aturan branding, coba lakukan sesuatu yang berbeda daripada biasanya. Jadi, pelanggan tahu dan tertarik untuk datang dan mencoba usaha waralaba minuman yang Anda miliki.

Agar bisnis mencolok buat kreasi yang tidak menyalahi aturan waralaba tapi cukup beda untuk bisa menarik perhatian. Bisnis yang berhubungan dengan makanan dan minuman sangat mudah untuk jadi populer asalkan memperhatikan penyajiannya yang tepat.

5. Tentukan Lokasi Strategis

Lokasi menentukan apakah usaha Anda akan kian ramai dengan pengunjung atau memerlukan waktu untuk diketahui orang dan mendapatkan konsumen. Ada dua jenis lokasi untuk usaha, area ramai yang berarti usaha untuk pemasaran tidak terlalu sulit, atau area yang menantang dan tidak banyak didatangi orang.

Lokasi strategis yang dekat dengan pangsa pasar adalah pilihan yang ideal. Kalau lokasi jualan kurang strategis, maksimalkan berbagai cara seperti memberikan layanan delivery, mendaftarkan lokasi di Google Maps, atau memastikan produk Anda sangat unik yang akan dicari orang karena sangat penasaran.

6. Menjaga Kualitas

Kualitas barang dan layanan adalah dua hal yang perlu diperhatikan ketika mengambil paket usaha minuman kekinian. Bahan baku dikirim setengah jadi atau sudah dalam kemasan, jadi hindari merubah resep minuman yang sudah ada. Anda perlu memperhatikan standarisasi kualitas yang sudah ditetapkan dalam sistem waralaba.

Selain itu, tingkatkan kualitas layanan dengan memilih pegawai dengan seksama, menetapkan hubungan baik antara konsumen dan juga karyawan sesuai panduan aturan kerja. Jadi, semua merasa nyaman dan merasa hubungan yang berarti sehingga menciptakan loyalitas. Bila sistem waralaba tidak mencantumkan tentang bagian ini, Anda bisa membuat SOP (Standar Operasional Prosedur) nya sendiri

7. Pilih Produk Yang Jelas Target Pasarnya

Sebelum memulai usaha bisnis minuman, pastikan ada pembelinya. Anda bisa mempelajari laporan penjualan produk minuman dari waralaba yang Anda minati. Tiap bisnis yang sudah berjalan memiliki catatan analisa pasar yang akan memberitahu target pasar dengan detail.

Ada waralaba tertentu yang terkenal sebagai minuman dengan harga terjangkau ada juga yang populer karena mahal. Merk minuman tertentu ada yang merupakan cabang dari merk mendunia ada juga yang buatan lokal. Pilih usaha minuman yang jelas citranya sehingga dapat dijalani dengan lebih mudah.

8. Menetapkan Strategi Penjualan

Membuat usaha minuman dengan nama sendiri akan membutuhkan strategi pemasaran dan juga pencitraan, Anda akan memperkenalkan merk minuman baru yang belum dikenal orang. Beda ketika mengambil franchise minuman kopi dengan sistem waralaba, merk tersebut sudah memiliki nama dan dikenal oleh khalayak.

Jadi, Anda bisa konsentrasi menetapkan strategi penjualan yang sesuai dengan citra yang sudah dimiliki. Tetapkan strategi jangka pendek dan jangka panjang sehingga selalu ada tujuan-tujuan kecil dan besar yang bisa diupayakan untuk meraih kesuksesan.

9. Sistem Usaha Waralaba Minuman Yang Mendukung

Ada banyak usaha franchise minuman yang bisa Anda pilih. Ada yang menetapkan aturan ketat sehingga memberikan ruang kecil untuk berinovasi, ada juga yang memiliki kontrak cukup santai dan bisa dikembangkan sendiri oleh pemilik waralabanya.

Kalau Anda adalah orang baru dalam dunia bisnis, akan sangat menguntungkan untuk mengambil usaha waralaba dengan sistem yang mendukung. Anda bisa memulai usaha dengan cara aman karena ada sistem yang tinggal dijalani, citra yang sudah populer sehingga tingkat kerugiannya bisa diminimalisir.

10. Reputasi Merek Produk

Reputasi atau citra adalah hal penting lainnya yang perlu dipertimbangkan. Latar belakang merek menjadi tolak ukur untuk menentukan apabila Anda bergabung dengan mereka tidak akan ada pemberitaan negatif yang akan merugikan nama usaha waralaba minuman tersebut.

Jadi selain melihat sejarahnya, Anda juga perlu mempertimbangkan potensi kedepannya. Apakah minuman kopi atau jus sehat yang Anda jalani hanyalah sensasi musiman atau ada kemungkinan besar untuk kian diminati di masa depan.

11. Sesuai Budget

Modal adalah hal penting ketika memutuskan untuk berbisnis franchise. Umumnya ada jumlah tertentu yang perlu dikeluarkan untuk menghargai nilai dari waralaba yang diminati. Umumnya semakin populer merknya maka semakin besar nilai royalti yang harus dikeluarkan.

Langkah terbaik untuk memulai bisnis minuman ini adalah mengukur kesanggupan Anda. Pertimbangkan juga selain modal, dan membayar ke waralaba, Anda juga memerlukan waktu untuk membesarkan waralaba yang Anda miliki. Tidak semua cabang bisa sama suksesnya dengan cabang lain walau berasal dari waralaba yang sama.

Baca Juga:

Demikianlah beberapa cara yang perlu dilakukan sebelum membuka usaha waralaba minuman. Pilih dengan seksama dan perhatikan semua faktor pendukungnya. Jenis bisnis ini dapat memberikan penghasilan yang menjanjikan, terutama dengan sistem waralaba yang menjadi pendukungnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.